Proses pembuatan Visa Schengen
Belanda dikelola oleh VFS Global, saya apply
(membuat janji temu) pada tanggal 6 Agustus 2019 karena keberangkatan pada
tanggal 25 Oktober 2019 dan pulang tanggal 2 November 2019. Setelah itu hitung
mundur tanggal berapa tepatnya anda harus memilih tanggal janji temu, karena
harus tepat 90 hari sebelum keberangkatan. Jika masih lebih dari 90 hari-walaupun
hanya selisih 1 hari, maka isian formulir aplikasi online tidak dapat
dilanjutkan seperti yang saya alami. Apabila masih bisa menggunakan formulir
aplikasi manual, saat anda datang ke VFS Belanda untuk janji temu, maka belum
apa-apa anda sudah disuruh pulang karena petugas akan mengecek rentang waktu
antara jadwal keberangkatan dan janji temu, anda diminta untuk me-reschedule janji temu tepat 90 hari!
Persyaratan Visa Schengen Belanda
anda bisa cek di website:
https://www.vfsglobal.com/Netherlands
atau di website :
https://consular.mfaservices.nl/schengen-visa (Netherlands Ministry of Foreign Affairs),
tapi sudah saya summary sbb:
https://www.vfsglobal.com/Netherlands
atau di website :
https://consular.mfaservices.nl/schengen-visa (Netherlands Ministry of Foreign Affairs),
tapi sudah saya summary sbb:
- KTP dan terjemahan bahasa inggrisnya dengan penerjemah tersumpah (contoh disini)
- KK dan terjemahan bahasa inggrisnya dengan penerjemah tersumpah (contoh disini)
- Akta Lahir dan terjemahan bahasa inggrisnya dengan penerjemah tersumpah (contoh disini)
- Surat nikah dan terjemahan bahasa inggrisnya dengan penerjemah tersumpah (contoh disini)
- Kartu NPWP dan terjemahan bahasa inggrisnya (tidak wajib) (contoh disini)
- Sertifikat Rumah atau tanah atas nama pribadi (jika ada/tidak wajib)
- Paspor baru dan lama (asli & photocopy)
- Surat Referensi Bank yang menunjukkan saldo & print mutasi/copy buku tabungan 3 bulan terakhir
- Surat Sponsor dari Kantor (contoh disini)
- Tiket Pesawat
- Pas Photo 3,5 x 4,5 cm latar putih (2 lembar, 1 di tempel di form)
- Credit Card Statement (jika ada)
- Polis asuransi yang mengcover Euro 30.000 (print halaman 1 & 2 saja, contohnya disini)
- Name tag karyawan perusahaan (tidak wajib)
- Bukti Hotel Booking
- Itinerary Perjalanan (contohnya disini)
- Formulir aplikasi yang telah diisi
- Print kertas janji temu
Untuk point
1,2,3,& 4 di check list
persyaratan tidak ada keterangan authorized
translator, tapi karena saya juga akan mengurus visa UK yang mengharuskan
dengan authorized translator, maka
tidak ada salahnya sekalian menggunakan jasa authorized translator. Contoh terjemahannya sudah saya attached di masing-masing point, dan
bedanya dengan yang menggunakan authorized
translator adalah disetiap dokumen tertera cap, tanda tangan, dan no ijin authorized translator-nya. Kebanyakan,
harga per lembarnya IDR 90.000-IDR 120.000, tapi karena saya ga terima banget
ya mahal amat harganya 😑, maka saya googling lebih jauh lagi harga translator yang paling murah, ketemulah
saya dengan jasa translator Anang Fachrudin harganya IDR 35.000 per lembar, no
telepon (021) 7987953 email address anangf@gmail.com, lokasi di kalibata, hasilnya bisa diambil langsung atau dikirim, oiya translator Anang Fachrudin juga menjadi rujukan authorized translator oleh Australian Embassy.
- Point 5 tidak wajib tapi karena saya ingin menunjukkan bahwa saya pembayar pajak
yang taat di Negara asal maka saya lampirkan, point 6 juga tidak wajib tapi
untuk menunjukkan keterikatan kita sangat kuat dengan Negara asal. Point 8,
konon saldo tabungan harus diatas IDR 50.000.000, akan tetapi menurut saya asal
anda dapat menunjukkan bahwa keterikatan dengan Negara asal sangat kuat maka
saldo tidak harus IDR 50.000.000, dan dibantu dengan adanya Credit Card point 12. Oiya, yang sangat
dilarang perihal tabungan adalah jangan sampai tiba-tiba ada dana masuk yang
tidak wajar (nominal besar) karena sudah pasti aplikasi Visa anda akan ditolak,
alasan mereka “uang anda dicurigai bukan uang anda” Nah lho 😆, emang ada??
ADA!. Jadi saran saya jika anda ingin memperbaiki isi tabungan sebaiknya cicil
per bulan dengan nominal tetap di tanggal yang sama 3 bulan sebelum apply. Bahkan teman saya yang akan
menerima uang hasil menjual sesuatu dengan jumlah yang sangat besar saya LARANG
KERAS untuk masuk ke rekening tabungan pribadi yang akan digunakan untuk apply visa 😆.
- Point 9 sudah saya attached contohnya, Point 14 saya membeli
dari Futuready dan mereka mempropose AXA
Smart Traveler Single Trip Platinum seharga IDR 468.200. Point 16 saya
booking dari booking.com yang free
cancellation dan no prepayment,
atau kalo bisa pilih yang book without
credit juga, tapi di Eropa sangat sedikit opsinya, kalopun ada pasti sudah
sold out. Terkahir untuk point No. 17 saya attached
itinerary-nya yang saya ambil template-nya
dari blog-nya Omnduut (udah ijin dongg 😀). Bikinlah itinerary se-ideal
mungkin, katakan tidak harus persis seperti rencana agar memudahkan anda
sendiri. Misal, saya tidak memasukkan UK sebagai tujuan saya yang lain karena
khawatir ditanya perihal Visa UK (yang baru saya urus setelah Visa
Schengen granted) dan perbanyak jumlah hari tinggal di Negara Belanda. Selebihnya sudah cukup jelas ya persyaratannya, contohnya
dapat anda klik di masing-masing item.
Nah, sekarang saatnya
mengisi formulir visa, dan mengatur janji temu. Mengisi formulir visa dan janji
temu bukan merupakan sebuah proses berkesinambungan, jadi anda bisa mengatur
janji temu dulu agar bisa mendapat slot hari dan jam sesuai keinginan anda.
Lhoh? Apakah berarti slotnya bisa penuh? Kemungkinan besar iya kalau high season seperti di musim semi atau
musim panas.
Tumben-tumbenan nih saya
rajin nulis printilan visa gini 😀, jadi berikut briefly saya unboxing satu
demi satu, selangkah demi selangkah cara mengisi formulir visa Schengen via
Belanda, pertama buka web https://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/index.html
klik Formulir aplikasi online seperti gambar dibawah
Kemudian akan muncul
laman seperti dibawah ini
Scroll terus kebawah,
kemudian klik Schengen Visa, seperti dibawah
Scroll dan klik applying
for a visa
Klik select Negara
tempat akan mengajukan Visa
Klik visa application form
Klik Start Visa…
Kemudian akan muncul
laman pengisian seperti gambar berikut, isi sesuai petunjuk
Details Biodata seperti berikut,
Bagian form pengisian
berikut yang dimaksud adalah apakah Anda warga Negara dari tempat anda tinggal
saat ini atau tempat anda mengajukan Visa saat ini? Jawabannya adalah YES kalo kayak saya tentu saja.
Details Paspor
Apakah anda bepergian
dengan anggota keluarga yang adalah Warga Negara Eropa, atau Swiss? Saran saya
kalaupun iya pilih saja TIDAK, karena pertanyaan selanjutnya akan lebih banyak jika jawab-nya adalah IYA,
dan permohonan aplikasi anda akan diperiksa lebih lanjut yang mungkin
membutuhkan waktu lebih dari yang dijanjikan dan berpengaruh terhadap besarnya
kesempatan granted.
Isian Pekerjaan
Tujuan akhir apakah di area Negara-negara Schengen, YES
Tujuan perjalanan, TOURISM
Nah, dibawah ini adalah bagian travel dates, dimana applicant akan disaring, apabila tanggal keberangkatan lebih
dari 90 hari maka applicant tidak dapat melanjutkan ke tahap pengisian
selanjutnya, jadi pastikan kurang atau tepat 90 hari sebelum keberangkatan.
Berikutnya pilihan opsi tipe visa entry,
Mau Anda masuk-keluar-masuk wilayah Uni Eropa & diluar wilayah Uni Eropa atau tidak dalam 1 rangkaian perjalanan, sebaiknya pilih opsi multiple. Barangkali anda diberikan waktu expired Visa yang lebih lama, jadi anda bisa kembali ke Uni Eropa tanpa Apply Visa kembali, Who Knows!
Mau Anda masuk-keluar-masuk wilayah Uni Eropa & diluar wilayah Uni Eropa atau tidak dalam 1 rangkaian perjalanan, sebaiknya pilih opsi multiple. Barangkali anda diberikan waktu expired Visa yang lebih lama, jadi anda bisa kembali ke Uni Eropa tanpa Apply Visa kembali, Who Knows!
Selanjutnya, Negara tempat masuk
pertama kali
Negara tujuan perjalanan
Sekali lagi, pilihlah ‘Not
Invited’ yang justru lebih aman, karena tidak ada-nya kenalan atau sponsor di
Negara tujuan, artinya anda tidak ada kemungkinan untuk menyalahgunakan Visa
kunjungan singkat Anda…emmm kira-kira demikian kalo menurut saya, kecuali Anda
memilih opsi Visa Bisnis, ya tentunya perlu surat undangan.
Demikian juga dengan
isian part berikut, pilihlah opsi menginap di Hotel. Agar klop, maka
dapatkanlah booking confirmation dulu
dari Booking.com atau Agoda.com. Dalam isian "Staying in a Hotel", anda akan diminta mengisi Nama Hotel, No Telepon Hotel, Alamat Hotel, dan email address Hotel. Anda dapat melihat details tersebut di website resmi-nya atau di email konfirmasi dari booking.com. Namun beberapa applicant kesulitan menemukan email address Hotel seperti saya!, tidak hilang akal saya mencantumkan email address booking.com yang mengirimkan konfirmasi booking hotel ke alamat email saya.
Pilih YES jika akan
berkunjung ke Negara Schengen lain, dan selanjutnya adalah isian yang sama
untuk info tempat tinggal dan seterusnya. Jika anda berkunjung ke lebih dari 3
Negara Schengen lain, saya rasa tidak perlu di declare semua Negara (ini yang saya maksud ga
harus jujur-jujur amat agar tidak menyulitkan diri sendiri 😀).
Pendanaan cukup jelas
Apakah pernah
mendapatkan Visa Schengen dalam 3 tahun terkahir? Jika ‘NO’, pertanyaan
selanjutnya adalah apakah pernah melakukan Fingerprint?
tentunya jawabannya juga otomatis ‘NO’ dan kemudian NEXT-SELESAI, muncul laman summary untuk kita meneliti kembali isian
form, jadi jika terdapat kesalahan bisa kita koreksi. Selanjutnya tinggal print
formulir dan tanda tangan pada halaman paling belakang.
NOTES:
Jika Jawaban YES pada
Visa Schengen 3 tahun terkahir, maka akan muncul isian tanggal validitas, dan
Next adalah Fingerprint dan kapan Fingerprint dilakukan! (Gokillll untung
saya ada catatan kapan saya Fingerprint
di Greece Embassy!). Pengenn tauu aje yee nih NLD Embassy, jangan syedihh
Kakaaa…ada Embassy laen yang lebih mrintil pertanyaan-nya & lebih kepo, tenangg
habiss ini yee….
Contoh Formulirnya disini, Print kemudian tempel foto di halaman pertama dan bubuhkan tanggal,
tempat, dan tanda tangan pada halaman belakang.
Membuat janji temu di
VFS Global Belanda :
Masuk ke laman
https://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/index.html,
klik pada “Pembuatan Janji Temu”
Kemudian
akan muncul laman ini, dan klik salah satu Kota di Pusat Aplikasi yang anda
tuju
Sign Up terlebih dahulu untuk
pengguna baru, seperti anda Sign Up untuk portal portal belanja online
Akan muncul laman
registrasi seperti dibawah, setelah anda ter-register anda akan mendapat email
untuk verifikasi, dan kemudian log in saja dengan email address dan password
seperti gambar diatas.
Pilih opsi Jadwal
Janji Temu
Isi
seperti pada tampilan dibawah
Jika anda coba iseng ‘klik
disini’ untuk sekadar melihat jadwal Janji Temu paling awal, anda akan lihat
tanggal paling awal/cepat adalah pada tanggal 31 Desember 2019!. See?? Jika high season sulit untuk mendapat Janji Temu lebih cepat karena
libur Natal & Tahun Baru, padahal saya buka saat itu baru tanggal 03
Desember 2019! Jadi baru sebulan kemudian tersedia Jadwal Janji Temu!...mmmmm
orang Indonesia kaya-kaya yahh…turut berbangga kok saya beneran (Not to mentioned mbak-mbak (agak)
sholehah penerima award tiket promo yaaa 😁).
Setelah klik lanjut,
klik pada laman ‘Penambahan Pemohon Visa’ jadi bisa 1 group untuk melakukan Janji Temu, akan tetapi dibatasi hanya 5
orang applicant.
Jika sudah input
semua details applicant, klik ‘continue’ (mohon maaf saya ga bisa
lanjut dummy-nya, karena nanti ter-register beneran 😀, jadi gambar selanjutnya
saya ambil dari channel youtube https://www.youtube.com/watch?v=8hjen04Zmg8)
Jadwal siap dipilih
Kemudian ‘submit’, tak lama anda akan mendapat
email konfirmasi jadwal yang harus anda print
Atau anda juga bisa
print jadwal janji temu via laman seperti berikut ini.
Janji Temu :
Lokasi janji temu
untuk Jakarta ada di VFS Global Kuningan City, bawa semua hardcopy dan asli
dokumen-dokumen dari point 1-18, asli untuk jaga-jaga barangkali ditanyakan
tapi sewaktu saya sih tidak. Diharapkan kedatangan 10 menit sebelum janji temu,
I mean bener-bener 10 menit sebelum!
Kurang dari 10 menit gapapa, tapi lebih dari 10 menit seperti saya yang
kerajinan, disuruh minggir dulu di belakang front
desk security! Bukan maeenn, security-nya
agak sedikit galak-galak, tapi petugas di dalam sangat ramah dan helpful. Di front desk security setelah
pemeriksaan metal detector ini-lah
anda akan mendapat Nomor antrian untuk 1 group,
setelah itu melewati deretan loket-loket VFS Global dari Negara Schengen lain dan
VFS Global Belanda ada di paling ujung. Tidak lama Nomor anda akan dipanggil
untuk menyerahkan semua dokumen dalam 1 group ke meja layanan dan membayar
biaya Visa sebesar IDR 1.170.000 per orang, yaitu biaya layanan IDR 250.000 dan
biaya visa Euro 60 yang telah dikonversi oleh petugas, kemudian mendapat tanda
terima yang juga untuk 1 group. Setelah
itu panggilan ke dua masuk ke dalam ruangan lain untuk biometric beserta foto
(biasanya) satu per satu, dan sedikit wawancara.
Sambil wawancara
dengan pertanyaan seperti kapan pergi, tujuan kemana aja, untuk keperluan apa,
saya celingak celinguk cari kamera. Ternyata tidak ada kamera, saya bilang “Loh
mbak, kok ga ada foto? Ga difoto ya mbak?” “Ngga Bu, ga difoto lagi” jawabnya.
“Loh foto Visa jadi pake apa dong? Pake pas foto itu saja?” lanjut saya, “iya
Bu pake pas foto saja.” “Yahh..mbak saya kan udah kadung dandan! Mubadzir dong
ini?!” “Hahaha…” mbak-nya ngakak aja, “Iya nih Bu, emang cuma Belanda aja ini
yang ga foto lagi, Negara lain mah ambil foto lagi.” Demikianlah pembicaraan
unfaedah saya dengan mbak-nya petugas, sungguh saya yang ngantor aja ga pernah
dandan, serasa mubadzir ribet-ribet dandan tapi ternyata ga di foto lagi untuk
sticker Visa wkwkwk…(mungkin peraturan baru yaa, karena sebelumnya ada pengambilan
foto untuk di print di Visa).
Setelah-nya di hari
yang sama anda akan mendapat pemberitahuan bahwa aplikasi anda telah dikirim ke
Dutch Regional Office Asia, proses
normalnya 14 hari kerja, akan tetapi pada tanggal 13 Agustus 2019 saya sudah
mendapatkan email pemberitahuan bahwa Passport sudah bisa diambil, yang berarti
cukup 7 hari kerja. Menurut penerawangan saya 😀, jika proses submit
berlangsung cepat dalam hal ini kurang dari 14 hari kerja, maka kemungkinan
besar aplikasi anda granted, tapi
jika lebih dari 14 hari kerja tampaknya anda harus mulai cemas karena berarti
mereka perlu waktu yang lebih lama untuk me-review kembali aplikasi anda. Jadi
apakah selama proses saya deg-deg-an? Bangettt…malah cenderung stress, apalagi
visa ini yang menentukan saya jadi berangkat atau tidak, ditambah masih harus
apply Visa UK yang lebih ribet lagi!.
Pengambilan paspor
dapat diwakilkan oleh orang lain untuk sekaligus 1 group, dengan membawa bukti tanda terima asli, hasilnya?? Pastilah
GRANTED! Makanya bisa nulis seri ini! Wkwk…Alhamdulillahh…
Kadang saya sebel juga
ya, kemana-mana Paspor Garuda kudu pake Visa yang syaratnya bukan maen
ribetnya, padahal mau buang duit inihh!!...curhat 😀. Tapi saya mikir lagi,
kelegaan luar biasa setelah perjuangan nyiapin ini itu yang kemudian berbuah
manis dengan dikabulkannya Visa kunjungan, tentunya tidak dirasakan oleh Warga
Negara lain yang bisa bludas bludus ke Eropa, dalam hati “nih lohh gue bisaaa”…yeeekannnn???😁.













































0 comments:
Post a Comment