Hari ke 2 London (sabtu, 26 Oktober
2019) di London rute pertama saya adalah British Museum, lokasinya sangat dekat
dengan Apartemen meski tetap menggunakan Bus. Kenapa saya memilih British
Museum? pertama tentu saja karena gratis (mau bilang gratis aja
muter-muter dulu 😁), kedua saya termasuk penggemar film The Mummy yang mana
lokasi shooting-nya berada di Museum ini dan museum ini memuat berbagai
benda-benda artefak Mesir kuno. Isinya sangat lengkap seperti peradaban
kerajaan-kerajaan Eropa (kita skip saja karena saya kurang tertarik) dan
tentunya yang berkaitan dengan artefak Mesir seperti Mummy Cleopatra, dan
mummy-mummy lain beserta sarkofagusnya, juga artefak-artefak yang berukuran
besar seperti patung-patung kuno. Jadi, pemerintah Kerajaan Inggris dulunya
meneliti peradaban Mesir dan mengangkut semua artefak tersebut hingga kemudian British
Museum menjadi Museum dengan artefak Mesir terlengkap kedua di dunia.
![]() |
| British Museum |
Dari British Museum kami menaiki tube
(kereta) dari stasiun underground Holborn ke Stasiun Tower Hill (anda bisa cek
rute-nya dan line-nya di google map) untuk memulai walking tour dari Tower of
London, rute walking tour-nya adalah sebagai berikut :
Tower of London kemudian menuju Tower
Bridge--menaiki Tower Bridge untuk menyeberang ke sisi sungai & ke arah
barat--tiba di Borough Market--dari Borough Market kembali ke sisi sungai
Thames--perjalanan selanjutnya ke Millenium Bridge--kembali ke sisi sungai semula
sampai ke daerah South Bank (melewati daerah pertunjukan sirkus)--tidak jauh
dari situ terdapat London Eye--diseberang sungai adalah Big Ben (foto terbaik
adalah saat malam hari, diseberang sungai, jika datang dari arah London Eye--seberangi
jalan/bukan jembatan, lalu cari tangga menuju sisi sungai--Big Ben berada di
depan dipisahkan oleh Sungai Thames)--Jarak Stasiun Tower Hill sampai dengan
tujuan akhir Big Ben 4,4km atau jalan kaki selama 1 jam. Kembali ke Apartment dengan menyeberangi Jembatan Westminster--masuk ke stasiun Underground terdekat
arah King Cross station mampir ke
Platform 9 3/4 dan ke Toko Harry Potter, kemudian kembali ke apartemen tujuan
akhir Angel Station.
London Underground ini umurnya udah tuwak lho sekitar 150 tahun!. Kebayang kan udah berapa lama kita ketinggalan?? dan pintu kereta-nya ada tombol-nya jadi engga otomatis, harus tekan tombol dulu untuk membuka, gunanya untuk membantu disability, kalo anda kagok tinggal ikutin orang-orang saja, kalo Bus-nya sih gampang, tinggal tap Oyster di depan dan turun dari pintu belakang tanpa tap lagi. Bedanya dengan MRT kita adalah London Underground kecepatan-nya maksimum, saat memulai jalan dan berhenti agak gedubrakan 😄, jadi kurang nyaman karena pasti jatuh kalau tidak siap, tapi cepetnya sih Ok, mungkin karena udah tua itu kali ya. Sedangkan MRT Jakarta start dan stopnya smooth, dan jalan-nya santuy se-santuy warga negara-nya hehe...
Hari ke 3
London (Minggu, 27 Oktober 2019), rute tour-nya sebagai berikut :
Buckingham Palace--St. James Park--Trafalgar
Square, kemudian dengan kereta ke Camden Market, lalu ke Oxford Street. Sekali
lagi anda bisa cek rute-rute kereta atau bus-nya di google map, line kereta-nya
pun simple engga ruwet seperti di Jepang, jadi saya yakin anda akan dengan
cepat membaca peta line kereta London. Jepang hanya bisa disaingi oleh Jerman perihal keruwetan line
kereta.
Apakah masih sesuai rencana? Kali ini tetap tidak
karena hari ke 2 banyak yang ke-skip, jadi beberapa trip saya alihkan ke hari
ke 3 sesuai kondisi, untungnya hari itu cuaca cerah, tapi justru udara sangat
dingin, tidak sehangat saat hujan. Kami ke Istana Buckingham terlebih dahulu
karena berencana menyaksikan prosesi pergantian penjaga Istana pukul 10.00,
tapi mampir terlebih dahulu ke peron 9 ¾ dan Toko souvenir Harry Potter, yakni dari Halte Central Street Stop UW berhenti di Halte St.Pancras .
Kemudian terpaksa harus saya lewatkan karena timing yang tidak tepat sebab jam
sudah menunjukkan waktu pukul 09:30, sedangkan pukul 10:00 kami harus sudah
tiba di Buckingham Palace. Dari King Cross Station (yang terletak di seberang halte St.Pancras) ke Green Park Station,
melewati Green Park menuju ke Buckingham Palace masih sepi, saya cocokkan jam
ternyata saat itu masih Pukul 09:00! Jadi jam-nya apartemen kecepetan 1 jam.
Tak lama saat satu per satu wisatawan berdatangan kami didatangi polisi
setempat yang memberikan peringatan agar berhati-hati untuk menyimpan dompet
dan paspor karena banyak copet di sekitar.
![]() |
| Halte Bus St. Pancras |
Selanjutnya kami ke London Eye dan Big Ben yang letaknya berseberangan, dari Green Park Station ke Westminster Station. Sesampainya di area Westminster saya celingak celinguk nyari mana Big Ben-nya ya?? pas nengok ke atas...eeaalaaa ternyata Big Ben-nya masih renovasi!!! *crying*. Jangan lupa
untuk berfoto dengan boots telefon merah yang menjadi icon London, juga foto
dengan petugas aparat kepolisian London sebagai kenang-kenangan wkwk…sebenernya
saya agak takut sih meminta foto, tapi ibu-ibu
Lolita (LOlos LIma puluh TAhun, katanya :D) memaksa saya :D. Untung
mereka ramah dan bersedia kalo ngga kan tengsin ya 😁.
Dari Big Ben kami ke Borough Market, begitu sampai ternyata mereka TUTUP! Astagahhh kena zonk lagi dah *crying*. Harusnya kami ke Borough Market hari Sabtu, tapi karena ke-skip saya undur ke Minggu tanpa melihat kalo Minggu mereka tutup, jadi kami segera menuju ke Oxford Street yang gegap gempita dengan rangkaian perayaan Halloween. Nah disini anda bisa belanja sepuasnya mulai dari yang branded, sampai dengan merk-merk umum, saran saya jika ingin beli oleh-oleh yang bagus tapi murah seperti kosmetik atau baju, maka Oxford Street-lah tempatnya, anda tinggal menuju Primark Department Store yang berjubel karena saking murahnya.
Dari Big Ben kami ke Borough Market, begitu sampai ternyata mereka TUTUP! Astagahhh kena zonk lagi dah *crying*. Harusnya kami ke Borough Market hari Sabtu, tapi karena ke-skip saya undur ke Minggu tanpa melihat kalo Minggu mereka tutup, jadi kami segera menuju ke Oxford Street yang gegap gempita dengan rangkaian perayaan Halloween. Nah disini anda bisa belanja sepuasnya mulai dari yang branded, sampai dengan merk-merk umum, saran saya jika ingin beli oleh-oleh yang bagus tapi murah seperti kosmetik atau baju, maka Oxford Street-lah tempatnya, anda tinggal menuju Primark Department Store yang berjubel karena saking murahnya.
![]() |
| TUTUP! gapapa tar balik *in my dream 😪 |
![]() |
| Oxford Street |
Cara Top Up Oyster Card, disini
Cara Mengambil sisa credit Oyster Card, disini
Bagaimana memasuki peron station, disini




















0 comments:
Post a Comment