Kira-kira seperti ini Dere Suites dari kejauhan,
moon maap ini diambil dari portal online booking 🙏
Masih soal Hotel dalam gua, jadi
karena ruangan-ruangannya disesuaikan dengan kontur bukit batu yang
berundak-undak dan random, maka agak
syulitt membawa koper-koper kami sendiri, untuk itu staff hotel mengangkat satu demi satu koper-koper kami yang
masing-masing seberat 24kg, yang saya melihatnya saja sudah ngilu. Tips untuk porter hanya pada hotel ini saja, karena hotel yang lain menolak
untuk diberikan tips, sehingga untuk
hotel-hotel biasa pada umumnya kita harus membawa sendiri koper-koper kita
kedalam kamar masing-masing.
Dere Suites Restaurant
Tour Guide merencanakan untuk tour
Balon Udaradi hari ke-3 atau hari ke-4
di Cappadocia, karena semua bergantung dari cuaca dan angin, untuk menerbangkan
Balon Udara diperlukan cuaca yang stabil yakni tidak hujan deras dan angin yang
tidak kencang, cukup sulit karena saat itu mulai memasuki musim dingin, jadi
kalo tujuan anda adalah Balon Udara cek kembali musimnya sebelum membeli tiket.
Hari pertama di Cappadocia kami gagal naik balon udara karena hari hujan, jadi
kami langsung ke spot wisata lain seperti
Pigeon Valley (gardu pandang yang view-nya
lembah rumah-rumah merpati), Pasabag Valley (gugusan karst berbentuk cerobong
yang atasnya terdapat batuan seperti jamur, dalamnya terdapat goa-goa yang
dulu-nya dihuni biarawan).
Pigeon Valley
Pasabag Valley
Juga ada Cardak Underground City,
Kota/rumah bawah tanah pada masa lampau, untuk melindungi diri dari serangan
musuh, berupa ruangan demi ruangan rahasia dengan jalur sempit yang
berbelok-belok dan naik turun, sehingga ada kalanya kami harus merunduk hampir
setengah badan atau jalan miring. Kemudian bersantai di pinggir sungai Avanos
Village, dan mampir-mampir sebentar di beberapa gardu pandang, yang kesemuanya
tidak ada tiket masuk tapi sepertinya ada iuran sukarela?? entahlah, dan masih
tak henti-hentinya kami diajak foto oleh warga lokal 😂, sekarang saya jadi ngerti
rasanya jadi Jokowi! ehhhh ketinggiann!!! Off
side off side!!!*Moon maaaap.*🙏
To Cardak
Entry
Seperti Group Tour pada umumnya, kami juga dibawa untuk berkunjung ke Toko
batu permata, kerajinan tembikar, dan Toko oleh-oleh makanan yang merupakan
tour wajib dari paket tour yang ditawarkan, dan biasanya pendamping untuk
berkunjung kesalah satu Toko tersebut adalah mahasiswa Indonesia yang sedang
kerja sampingan. Praktis satu-satunya kesempatan untuk naik balon adalah
tinggal esok hari, sambil berharap cuaca stabil Adem memberikan briefing dengan sangat detail untuk esok
hari karena kami juga sekaligus melanjutkan perjalanan untuk kembali ke
Istanbul. Jika esok hari cuaca mendukung Balloon
akan terbang sekitar pukul 7 pagi, jadi
kami harus bangun pukul 5 pagi dibantu morning
call dari Hotel, dan bersiap di depan halaman Reception
pukul 05.45, dimana pukul 6 pagi minibus dari Operator Balloon sudah menjemput, jika pada jam tersebut kami tidak muncul,
maka akan ditinggal oleh minibus.
Anuuu......ini cowok Favorit-nya anak-anak 😁
Adem sangat mewanti-wanti agar
tidak terlambat karena dia tidak akan mendampingi sebab dia tidak satu Hotel
dengan kami. Dia melanjutkan, jam 8 kembali ke Hotel dan packing, jam 9 sarapan kemudian check
out dan bersiap ke Bandara, secara kebetulan kami serentak dengan kompak
bertanya, Kapan Mandinya?!?! Kata dia, tidak usah mandi karena besok dingin
banget, daripada nanti terlambat! Orang Turki jarang mandi jadi tidak masalah
kalo tidak mandi!, tambahnya. Lhadalah?!?! kami hanya terbengong dengan jawaban
Adem yang mandi aja diatur sama dia! Kami? Ya tetap mandi, jadi kami semua
sudah mengatur untuk bangun pukul 04.30.
Avanos Village
Sesuai brief, tepat pukul 05.45 kami sudah bersiap di depan halaman Hotel Reception, dinginnya jangan
ditanya sungguh menusuk tulang (Eh diitung dong, sudah berapa kali saya bilang
dingin menusuk atau menampar?? wkwk), saya sendiri harus selalu menggerakkan
badan untuk mengatasi dinginnya udara sekira minus 5 derajat celcius! Oiya, biasanya
perubahan cuaca menyebabkan kulit anda terkelupas dan agak perih, saran saya
pakai-lah Vaseline Petroleum Jelly
*bukan buzzer Vaseline.* Sekira 30 menit kami menuju ke spot Hot Air Balloon, tapi ternyata driver berhenti di tengah jalan, kemudian menyodorkan smartphone ke temen saya untuk dibaca,
katanya “cuaca-nya belum stabil jadi lebih baik menunggu di dalam mobil agar
tetap hangat karena di luar dingin, sambil menunggu kabar orang di lapangan”.
Batin saya, pinter juga dia, secara orang Turki ga ada yang bisa bahasa inggris
dan kami tidak didampingi Guide jadi driver menggunakan google translate. Kami sungguh harap-harap cemas menanti kabar, 20
menit yang sangat menyiksa, karena sudah terbang jauh ribuan mile, dan kapan lagi coba kembali ke
Turki?? Rasanya cukup sekali seumur hidup (maksudnya next ganti Negara-lah..Eeeaaa).
Tanpa pemberitaan lagi, Driver kembali berangkat ke sebuah spot tanah lapang…Alhamdulillahhh
puluhan Balloon sedang disiapkan
dipanasin untuk diterbangkan, perusahaanHot Air Balloon yang kami book adalah Discovery Balloons seharga USD 230, rasanya harga ini sudah
standard sama semua. Proses pengisian udara dengan api bertekanan tinggi dibantu
dengan fan berukuran besar untuk membantu membesarkan nyala api saling
bersahut-sahutan. Posisi balon yang ditidurkan dan disambungkan dengan keranjang
besar berukuran kurang lebih 3 x 1.5 meter lama kelamaan berdiri sempurna
dengan sendirinya seiring dengan menggelembungnya balon, dan saya makin
nerveous menunggu untuk segera bisa menikmati angkasa dengan udara terbuka!
Keranjang balloon dibagi menjadi 4 kompartemen yang masing-masing berisi 5
penumpang, ditengahnya adalah simpul-simpul Balloon
beserta alat yang digunakan untuk menembakkan api bertekanan tinggi tiap kali
Tuas ditarik, agar Balloon semakin
membumbung tinggi ke angkasa, dioperatori 2 pilot Ballon ber-sertifikasi.
Selama hampir 1,5 jam kami
disuguhi pemandangan spektakuler lembah-lembah Cappadocia nan indah dihiasi
dengan warna-warni Balloon udara yang
cantik! Lama-kelamaan Balloon turun
sedikit demi sedikit, diikuti oleh Mobil bak terbuka yang bersiap untuk jadi
bantalan keranjang saat turun, dan keranjang turun diatas bak Mobil dengan
posisi yang tepat presisi! Tour Balloon
udara ditutup dengan Toasting Drinks
isi bukan Wine...bukaann…isinya Apple Juice, kebetulan se-grup Balon Udara
orang Indonesia semua, mungkin kalo dari Negara lain toasting drink-nya Wine, karena walaupun Negara mayoritas muslim,
orang Turki biasa minum khamr. Kemudian kami diberikan sertifikat, dan sukarela
bisa memberikan tips, oiya saya
diberitahu Adem bahwa mereka ada rekaman video dan foto ketika kami di atas
tadi, dengan IDR 800.000 kami mendapat 1 buah flashdisk, saya juga baru ngeuh
ternyata di samping kanan dan kiri di pasang kamera Go Pro! Bilang kek dari
awal! Jadi kan kita bisa pose sambil dadah-dadah!😁
Pilot-nya Kakaaa....😜
Btw, satu hal yang paling
penting, sebaiknya anda buang air dulu sebelum berangkat karena di area ini
tidak ada Toilet, jadi kalo kebelet pipis gimana?? Saran saya jangan ditahan
karena ada semak-semak yang bisa dimanpaatkan wkwkwk…dan saya kebagian nutup
semak-semak dengan pashmina, jadi jangan lupa siapkan pashmina juga yakkk…*Hail to pashmina serba guna!!! 😂.
0 comments:
Post a Comment