Thursday, June 20, 2019

Turkey Series Part 5

Blue Mosque from Galata Bridge
Pukul 19.00 kami sudah tiba kembali di Istanbul, dan masih juga disambut hujan terus menerus meskipun tidak cukup deras. Kami makan malam seafood di bawah Galata Bridge, walaupun rasanya biasa saja tapi view restaurant-nya sangat indah karena dari kejauhan kita bisa melihat Kota Tua Konstantinopel yang terdapat Blue Mosque dan Hagia Sophia yang berpendar cahaya, diselingi dengan kapal dan cruise yang lalu lalang. Secara keseluruhan, makanan Turki enak dan cocok di lidah orang Indonesia, ada semacam sayur Lodeh yang saya tidak tahu apa namanya, tapi sangat mirip sayur Lodeh yang dimasak dengan atraksi api-apian dan disajikan dalam periuk tembikar. Bahkan, menurut saya, Breakfast Buffet hotel-hotel kami selama di Turki merupakan Breakfast Buffet terenak dan terlengkap dibandingkan dengan Breakfast Buffet di Negara lain, saking lengkapnya meja-meja Buffet berderet panjang atau berkelompok khusus hanya berisi berbagai macam kacang-kacangan, atau macam-macam selai/madu, atau macam-macam cake, ngelihatnya saja saya sudah kenyang.

Restaurant under Galata Bridge
Hotel kami yang terakhir adalah Radisson Blu Istanbul Batisehir, merupakan Hotel Serviced Apartment-one stop living, jadi jangan ditanya Hotelnya gede-nya kaya apaan??, 2 kamar, living room, dining room dan kitchen yang semuanya terpisah ruangan, sayangnya kami hanya semalam berada disini, padahal kerasan banget…lumayan bisa glundang glundung. Pukul 09.00 kami sudah diminta Adem untuk check out, kami tawar jadi jam 10.00 dengan alasan pengen santai sejenak, prakteknya kami terlambat 15 menit dari janji dan dia menegur teman saya atas keterlambatan tersebut…disiplin to the bone rupanya πŸ˜€.

Ngga penting sik, tapi kapan lagi
Di "welkom2in" hotel pake fullname 😜 
 *jiwa misqueen-koh bergejolak








Nyasarr foto ini 😁

Di hari terakhir ini, kami menikmati Bosporus Cruise dengan pemandangan Kota Kuno Konstatinopel, Hagia Sophia, Blue Mosque, dan Istana Dolmahbace, persis seperti yang kami lihat dari jembatan Galata, hanya saja dari jarak dekat, namun kami hanya bisa menikmati-nya selama kurang dari satu jam karena tiba-tiba hujan datang kembali. Tak lupa kami dibawa ke tour wajib berikutnya yakni berkunjung ke outlate fashion berbahan Kulit, cara marketing outlet ini cukup menarik karena kami disuguhi pertunjukkan Fashion Show oleh model-model mereka, yang kemudian 3 orang peserta Tour diminta untuk turut serta memperagakan pakaian sebagai model, yakni Mak Bos dan 2 orang teman saya 😁…Belakangan baru saya ketahui bahwa para model tersebut sebenarnya adalah Pramuniaga mereka! lhadalah! Jadi kebayang kannn seberapa rupawannya orang-orang Turki! *minder beutt berasa pengen nyemplung ke baskom parutan kelapa trus nyamar jadi klepon πŸ˜‘.*




Istana Dolmahbace

Eh moon maap nyasar lagi ini,
nyelip πŸ˜‚




Kemudian kami berkunjung ke Grand Bazaar yakni tempat perbelanjaan tertutup yang menjual berbagai macam souvenir, saran saya sebaiknya anda meletakkan itinerary ke Grand Bazaar di depan sebab tempat belanja ini sangat lengkap, beraneka ragam, dan murah. Guide sering-nya akan menyarankan untuk berbelanja di toko-toko di tempat-tempat stop, karena menurut mereka Grand Bazaar ini murah karena impor dari China…Mmmmm saya sih tidak terlalu perduli dengan asal muasal barang-barang tersebut, yang penting lengkap dan murah! Sayang-nya kami dibatasin hanya satu jam disini, pun sudah tidak ada ruang dan waktu lagi di koper untuk packing.

Grand Bazaar
Kami mengakhiri trip ini dengan berkunjung ke Taksim Square, yakni Grand Bazaar versi open air dengan medium to high class brands seperti Mango, H & M, Zara, ect, juga ada cafΓ©-cafΓ© dan restaurant-restaurant, mulai dari restaurant mahal sampai restaurant cepat saji. Sungguh sayang karena lagi-lagi kami dibatasin hanya satu jam saja, padahal saya paling betah berada disini secara aktivitas favorit saya saat bepergian adalah nongkrong dan bersantai di restaurant-restaurant cepat saji setempat. Setelahnya, kami langsung menuju ke Airport Sabiha Gokchen, dan praktis hari itu kami tidak mandi selama 2 hari! sampai kembali ke Jakarta, penting ya?? Bangetttt!! 😁.

Oiya, perlu saya sampaikan, walaupun Turki ini negara maju, tapi tidak aman juga dengan yang namanya copet dan scammer, jadi sebaiknya anda berhati-hati dengan barang bawaan anda terutama dokumen perjalanan (Passport), dan sebaiknya tidak terlalu gampang percaya pada orang asing. Mungkin ada yang terlihat sangat akrab dengan anda dengan paras yang rupawan, tapi jangan salah dia akan mengajak anda dengan modus jalan-jalan mengenalkan daerah, lalu mampir ke restaurant kemudian datanglah bill dengan jumlah yang mencengangkan! Sindikat?! Mungkin. Beberapa yang saya baca korbannya tidak sedikit, apalagi orang Indonesia yang husnudzhon dan terlalu baek hati kalo tidak mau dibilang terlalu mudah percaya😁, jadi tetaplah berhati-hati.

Taksim Square Tram

Taksim Square
Overall, service Adem dan Travel Agent-nya cukup baik dan informatif, dia humoris dan bisa mingle dengan kami, meskipun agak ngeselin karena tiap saat selalu menyuruh cepat-cepat dan buru-buru setiap kami mengunjungi titik-titik wisata! Benar-benar Amazing Race!. Vice versa, dia senang mendampingi group tour ini, gampang diatur dan sigap karena anggota tour-nya rata-rata masih muda, jadi ga berasa kerja, berasa liburan juga, tambahnya. Pikir saya, ya iyalah secara kami se-kantor saling kenal jadi sudah ga perlu ber-adaptasi lagi dan bisa saling menjaga dan mengingatkan, jadi Guide sudah tidak perlu bekerja extra keras untuk mingle dengan group. Pengalaman yang mengesankan tentunya, travelling dengan kantor tidak bisa dibandingkan dengan Trip pribadi, mau jalan sudah ada mobil yang menjemput, lapar tinggal makan, capek tinggal tidur di mobil, ngantuk sudah ada Hotel yang ready, nyasar atau kena scam tidak mungkin karena dijagain Guide dan yang paling penting full sponsor dari Kantor! Nikmat mana lagi yang kau dustakan?!?! Pamerrrr…wakakak…



Sampai Ketemu lagi di Annual Meeting Selanjutnyaaa, Tesekkur!!!!  

0 comments:

Post a Comment