 |
| Blue Mosque from Galata Bridge |
Pukul 19.00 kami sudah tiba
kembali di Istanbul, dan masih juga disambut hujan terus menerus meskipun tidak
cukup deras. Kami makan malam
seafood
di bawah Galata Bridge, walaupun rasanya biasa saja tapi
view restaurant-nya sangat indah karena dari kejauhan kita bisa
melihat Kota Tua Konstantinopel yang terdapat Blue Mosque dan Hagia Sophia yang
berpendar cahaya, diselingi dengan kapal dan
cruise yang lalu lalang. Secara keseluruhan, makanan Turki enak dan
cocok di lidah orang Indonesia, ada semacam sayur Lodeh yang saya tidak tahu
apa namanya, tapi sangat mirip sayur Lodeh yang dimasak dengan atraksi
api-apian dan disajikan dalam periuk tembikar. Bahkan, menurut saya,
Breakfast Buffet hotel-hotel kami selama
di Turki merupakan
Breakfast Buffet
terenak dan terlengkap dibandingkan dengan
Breakfast
Buffet di Negara lain, saking lengkapnya meja-meja
Buffet berderet panjang atau berkelompok khusus hanya berisi
berbagai macam kacang-kacangan, atau macam-macam selai/madu, atau macam-macam
cake, ngelihatnya saja saya sudah
kenyang.
 |
| Restaurant under Galata Bridge |
Hotel kami yang terakhir adalah Radisson
Blu Istanbul Batisehir, merupakan
Hotel
Serviced Apartment-one stop living, jadi jangan ditanya Hotelnya gede-nya
kaya apaan??, 2 kamar,
living room,
dining room dan
kitchen yang semuanya terpisah ruangan, sayangnya kami hanya
semalam berada disini, padahal kerasan banget…lumayan bisa glundang glundung.
Pukul 09.00 kami sudah diminta Adem untuk
check
out, kami tawar jadi jam 10.00 dengan alasan pengen santai sejenak, prakteknya
kami terlambat 15 menit dari janji dan dia menegur teman saya atas keterlambatan
tersebut…disiplin
to the bone rupanya π.
 |
Ngga penting sik, tapi kapan lagi
Di "welkom2in" hotel pake fullname π
*jiwa misqueen-koh bergejolak |
 |
| Nyasarr foto ini π |
Di hari terakhir ini, kami
menikmati
Bosporus Cruise dengan
pemandangan Kota Kuno Konstatinopel, Hagia Sophia, Blue Mosque, dan Istana
Dolmahbace, persis seperti yang kami lihat dari jembatan Galata, hanya saja
dari jarak dekat, namun kami hanya bisa menikmati-nya selama kurang dari satu
jam karena tiba-tiba hujan datang kembali. Tak lupa kami dibawa ke
tour wajib berikutnya yakni berkunjung
ke
outlate fashion berbahan Kulit,
cara marketing
outlet ini cukup
menarik karena kami disuguhi pertunjukkan
Fashion Show oleh model-model mereka, yang kemudian 3 orang peserta Tour
diminta untuk turut serta memperagakan pakaian sebagai model, yakni Mak Bos dan
2 orang teman saya π…Belakangan baru saya ketahui bahwa para model tersebut sebenarnya
adalah Pramuniaga mereka! lhadalah! Jadi kebayang kannn seberapa rupawannya
orang-orang Turki! *minder beutt berasa pengen nyemplung ke baskom parutan
kelapa trus nyamar jadi klepon π.*
 |
| Istana Dolmahbace |
 |
Eh moon maap nyasar lagi ini,
nyelip π |
Kemudian kami berkunjung ke Grand
Bazaar yakni tempat perbelanjaan tertutup yang menjual berbagai macam
souvenir,
saran saya sebaiknya anda meletakkan
itinerary
ke Grand Bazaar di depan sebab tempat belanja ini sangat lengkap, beraneka
ragam, dan murah.
Guide sering-nya
akan menyarankan untuk berbelanja di toko-toko di tempat-tempat stop, karena menurut
mereka Grand Bazaar ini murah karena impor dari China…Mmmmm saya sih tidak
terlalu perduli dengan asal muasal barang-barang tersebut, yang penting lengkap
dan murah! Sayang-nya kami dibatasin hanya satu jam disini, pun sudah tidak ada
ruang dan waktu lagi di koper untuk
packing.
 |
| Grand Bazaar |
Kami mengakhiri
trip ini dengan berkunjung ke Taksim
Square, yakni Grand Bazaar versi
open air dengan
medium
to high class brands seperti Mango, H & M, Zara,
ect, juga ada
cafΓ©-cafΓ© dan
restaurant-restaurant, mulai dari
restaurant mahal sampai
restaurant cepat saji. Sungguh sayang
karena lagi-lagi kami dibatasin hanya satu jam saja, padahal saya paling betah berada
disini secara aktivitas favorit saya saat bepergian adalah nongkrong dan
bersantai di
restaurant-restaurant
cepat saji setempat. Setelahnya, kami langsung menuju ke
Airport Sabiha Gokchen, dan praktis hari itu kami tidak mandi
selama 2 hari! sampai kembali ke Jakarta, penting ya?? Bangetttt!! π.
Oiya, perlu saya sampaikan, walaupun Turki ini negara maju, tapi tidak aman juga dengan yang namanya copet dan
scammer, jadi sebaiknya anda berhati-hati dengan barang bawaan anda terutama dokumen perjalanan (
Passport), dan sebaiknya tidak terlalu gampang percaya pada orang asing. Mungkin ada yang terlihat sangat akrab dengan anda dengan paras yang rupawan, tapi jangan salah dia akan mengajak anda dengan modus jalan-jalan mengenalkan daerah, lalu mampir ke
restaurant kemudian datanglah
bill dengan jumlah yang mencengangkan! Sindikat?! Mungkin. Beberapa yang saya baca korbannya tidak sedikit, apalagi orang Indonesia yang husnudzhon dan terlalu baek hati kalo tidak mau dibilang terlalu mudah percayaπ, jadi tetaplah berhati-hati.
 |
| Taksim Square Tram |
 |
| Taksim Square |
Overall,
service Adem dan
Travel Agent-nya cukup baik dan
informatif, dia humoris dan bisa mingle dengan kami, meskipun agak ngeselin karena
tiap saat selalu menyuruh cepat-cepat dan buru-buru setiap kami mengunjungi
titik-titik wisata! Benar-benar
Amazing
Race!.
Vice versa, dia senang
mendampingi
group tour ini, gampang diatur dan sigap karena anggota
tour-nya
rata-rata masih muda, jadi ga berasa kerja, berasa liburan juga, tambahnya.
Pikir saya, ya iyalah secara kami se-kantor saling kenal jadi sudah ga perlu ber-adaptasi
lagi dan bisa saling menjaga dan mengingatkan, jadi
Guide sudah tidak perlu bekerja
extra
keras untuk
mingle dengan
group. Pengalaman yang mengesankan
tentunya,
travelling dengan kantor
tidak bisa dibandingkan dengan
Trip
pribadi, mau jalan sudah ada mobil yang menjemput, lapar tinggal makan, capek
tinggal tidur di mobil, ngantuk sudah ada Hotel yang
ready, nyasar atau kena scam tidak mungkin karena dijagain
Guide dan yang paling penting
full
sponsor dari Kantor! Nikmat mana lagi yang kau dustakan?!?! Pamerrrr…wakakak…
Sampai Ketemu lagi di Annual Meeting Selanjutnyaaa, Tesekkur!!!!
0 comments:
Post a Comment