MERHABA!!!!
Tau kan yaaa…kali ini saya pergi
kemana??? Ya taulahh kan ada judulnya haha *mbak-e kurang se-ons π
![]() |
| Moon maaap courtesy foto tidak dapat disebutkan satu-persatu, sebab saya sendiri bingung poto-poto ini kepunyaan siapa saja??π |
Travelling saya kali ini di sponsori oleh PT. Tralala & PT.
Trilili yang sodaraan, jadi outing
merger 2 kantor dalam satu group berjumlah
12 orang dengan menggunakan jasa travel
agent, ehem! Boleh ya saya sebut sebagai Annual Meeting gitu biar agak kerenan dikit wkwk…. Praktis
perjalanan kami ke Turki berlangsung selama 7 hari dengan memakan waktu
perjalanan pulang pergi masing-masing sehari selama 12 jam. Beberapa travel agent yang sudah punya nama
menjadi pilihan saya, namun karena kuota private
tour minimal 20 orang tidak terpenuhi maka harga yang ditawarkan ke saya
sungguh mahal, rata-rata diatas 20jutaan dan sangat tidak fleksibel. Kemudian,
datanglah penawaran private tour yang
lebih atur-able seperti, jumlah hari
yang bisa dipersingkat (rata-rata open
trip 10 hari), itinerary yang
bisa diubah-ubah, Hotel yang bisa diganti (disesuaikan dengan availability dan harga), dan harga yang
bersaing.
Total harga paket tour IDR 16.600.000 dengan Hotel-hotel
standard (Bintang 3), sudah termasuk flight
Qatar Airways, meals, transport, visa, & tips tour guide dan driver, tanpa tour leader. Nah, yang membuat tour
ini lebih murah dari yang lain adalah ketiadaan Tour Leader dari Jakarta & jumlah hari yang lebih pendek. Perlu
diperhatikan baik-baik bahwa pastikan harga paket sudah termasuk dengan tips tour guide dan driver, juga visa, jangan sampai harga paket terlihat lebih murah,
tapi nyatanya sama saja karena tidak termasuk kedua hal tersebut. Standard-nya,
paket tour yang dijual melewati kota-kota yang membentang mulai dari Istanbul
dan berakhir di Cappadocia, kemudian kembali ke Istanbul.
Visa Turki untuk pemegang passport Garuda cukup dengan VOA (Visa On Arrival) dengan membayar tunai
sebesar USD 35 di counter VOA dengan masa berlaku 30 hari (counter VOA tidak
menerima skema pembayaran lain baik dengan Credit
Card atau Turki Lyra). Namun karena kami ber-12, untuk menghemat waktu, Travel Agent menguruskan E-Visa yakni
dengan mengisi formulir di website www.evisa.gov.tr/en
dan membayar biaya E-Visa sejumlah USD 25 dengan Credit Card/Union Pal. Kemudian Embassy
mengirimkan E-Visa melalui email terdaftar dan anda hanya cukup print E-Visa
tersebut sebagai bukti di Imigrasi nanti, mudah bukan! Alhamdulillah yahhh *SYR mode on* ada Negara maju diluar Asia
Tenggara yang menerima passport Garuda
tanpa banyak syarat, jadi kita bisa bludas bludus dengan sukses-nya tanpa apply njlimet seperti yang sudah-sudah…π
Setelah bongkar pasang Itinerary terutama Hotel yang di upgrade ke bintang 4, total harga
menjadi IDR 18.700.000, ditambah dengan biaya Balon Udara USD 230 atau sekitar
IDR 3.300.000 (sudah di book pula
oleh agent), dan tiket pesawat Turkey
Airlines one way dari Cappadocia ke
Istanbul sebesar IDR 700.000 (kok oneway?
Tar saya ceritain di part selanjutnya ya), travel
insurance, plus perdiem/uang
saku. Nah, silahkan dijumlahkan Grand
Total biayanya, dan kesemuanya ditanggung oleh perusahaan! Yang artinya
kami cuma bawa badan saja dan cukup berbekal dengan doa. Hayooo penasaran kan
saya kerja dimana?? Mau ngelamar kerjaan di tempat saya?? iyaa…?? Hahaha…
Karena ketiadaan tour leader dari Jakarta, maka kami
harus organize sendiri keperluan
sebelum sampai Turki dan setelah selesai Tour seperti saat check in dan transit
di Doha, juga saat terbang dari Cappadocia ke Istanbul. Waktu tempuh perjalanan
dari Jakarta ke Doha 7,5 jam, transit 2 jam kemudian disambung dari Doha ke
Istanbul 4,5 jam dengan Boeing 787-8 Qatar Airways (penting ngga sih info ini??
Engga! Biar panjang aja tulisannya wakakak…). Padahal saya cuma mau bilang,
dengan menyandang gelar sebagai maskapai terbaik di dunia, Qatar Airways ini
biasa aja, ya sama aja kek Emirates or Garuda.
Sejauh ini yang menurut saya spektakuler sih masih si Thai Airways, pesawatnya
enak, inflight entertainment Ok, mealsnya lumayan, pelayanan bagus, bahkan flight attendant-nya sampai ganti kostum
lohhh. Jadi, uniform saat departure adalah
blazer, trus pas arrival mereka ganti baju dengan pakaian tradisional Thailand yang
mirip-mirip sama uniform-nya Garuda
itu, padahal cuma 3 jam penerbangan saja!
Kami tiba di Attaturk International Airport pukul 13.00 disambut
hujan dan dinginnya udara sekira 10 derajat celcius karena memang saat itu
adalah musim dingin di bulan November, oiya sebelum keluar bandara saya
terlebih dahulu menukar uang USD saya ke Lira, karena Lira yang beredar di
Jakarta sangat jarang, jadi pilihannya antara anda membawa USD dari Jakarta
atau menarik via ATM dengan biaya IDR 20.000 per sekali tarikan.

0 comments:
Post a Comment