Thursday, June 20, 2019

Turkey Series Part 1


MERHABA!!!!

Tau kan yaaa…kali ini saya pergi kemana??? Ya taulahh kan ada judulnya haha *mbak-e kurang se-ons 😁

Moon maaap courtesy foto tidak dapat disebutkan satu-persatu,
sebab saya sendiri bingung poto-poto ini kepunyaan siapa saja??πŸ˜‚

Travelling saya kali ini di sponsori oleh PT. Tralala & PT. Trilili yang sodaraan, jadi outing merger 2 kantor dalam satu group berjumlah 12 orang dengan menggunakan jasa travel agent, ehem! Boleh ya saya sebut sebagai Annual Meeting gitu biar agak kerenan dikit wkwk…. Praktis perjalanan kami ke Turki berlangsung selama 7 hari dengan memakan waktu perjalanan pulang pergi masing-masing sehari selama 12 jam. Beberapa travel agent yang sudah punya nama menjadi pilihan saya, namun karena kuota private tour minimal 20 orang tidak terpenuhi maka harga yang ditawarkan ke saya sungguh mahal, rata-rata diatas 20jutaan dan sangat tidak fleksibel. Kemudian, datanglah penawaran private tour yang lebih atur-able seperti, jumlah hari yang bisa dipersingkat (rata-rata open trip 10 hari), itinerary yang bisa diubah-ubah, Hotel yang bisa diganti (disesuaikan dengan availability dan harga), dan harga yang bersaing.

Total harga paket tour IDR 16.600.000 dengan Hotel-hotel standard (Bintang 3), sudah termasuk flight Qatar Airways, meals, transport, visa, & tips tour guide dan driver, tanpa tour leader. Nah, yang membuat tour ini lebih murah dari yang lain adalah ketiadaan Tour Leader dari Jakarta & jumlah hari yang lebih pendek. Perlu diperhatikan baik-baik bahwa pastikan harga paket sudah termasuk dengan tips tour guide dan driver, juga visa, jangan sampai harga paket terlihat lebih murah, tapi nyatanya sama saja karena tidak termasuk kedua hal tersebut. Standard-nya, paket tour yang dijual melewati kota-kota yang membentang mulai dari Istanbul dan berakhir di Cappadocia, kemudian kembali ke Istanbul.

Visa Turki untuk pemegang passport Garuda cukup dengan VOA (Visa On Arrival) dengan membayar tunai sebesar USD 35 di counter VOA dengan masa berlaku 30 hari (counter VOA tidak menerima skema pembayaran lain baik dengan Credit Card atau Turki Lyra). Namun karena kami ber-12, untuk menghemat waktu, Travel Agent menguruskan E-Visa yakni dengan mengisi formulir di website www.evisa.gov.tr/en dan membayar biaya E-Visa sejumlah USD 25 dengan Credit Card/Union Pal. Kemudian Embassy mengirimkan E-Visa melalui email terdaftar dan anda hanya cukup print E-Visa tersebut sebagai bukti di Imigrasi nanti, mudah bukan! Alhamdulillah yahhh *SYR mode on* ada Negara maju diluar Asia Tenggara yang menerima passport Garuda tanpa banyak syarat, jadi kita bisa bludas bludus dengan sukses-nya tanpa apply njlimet seperti yang sudah-sudah…πŸ˜€

Setelah bongkar pasang Itinerary terutama Hotel yang di upgrade ke bintang 4, total harga menjadi IDR 18.700.000, ditambah dengan biaya Balon Udara USD 230 atau sekitar IDR 3.300.000 (sudah di book pula oleh agent), dan tiket pesawat Turkey Airlines one way dari Cappadocia ke Istanbul sebesar IDR 700.000 (kok oneway? Tar saya ceritain di part selanjutnya ya), travel insurance, plus perdiem/uang saku. Nah, silahkan dijumlahkan Grand Total biayanya, dan kesemuanya ditanggung oleh perusahaan! Yang artinya kami cuma bawa badan saja dan cukup berbekal dengan doa. Hayooo penasaran kan saya kerja dimana?? Mau ngelamar kerjaan di tempat saya?? iyaa…?? Hahaha…

Karena ketiadaan tour leader dari Jakarta, maka kami harus organize sendiri keperluan sebelum sampai Turki dan setelah selesai Tour seperti saat check in dan transit di Doha, juga saat terbang dari Cappadocia ke Istanbul. Waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Doha 7,5 jam, transit 2 jam kemudian disambung dari Doha ke Istanbul 4,5 jam dengan Boeing 787-8 Qatar Airways (penting ngga sih info ini?? Engga! Biar panjang aja tulisannya wakakak…). Padahal saya cuma mau bilang, dengan menyandang gelar sebagai maskapai terbaik di dunia, Qatar Airways ini biasa aja, ya sama aja kek Emirates or Garuda.  Sejauh ini yang menurut saya spektakuler sih masih si Thai Airways, pesawatnya enak, inflight entertainment Ok, mealsnya lumayan, pelayanan bagus, bahkan flight attendant-nya sampai ganti kostum lohhh.  Jadi, uniform saat departure adalah blazer, trus pas arrival mereka ganti baju dengan pakaian tradisional Thailand yang mirip-mirip sama uniform-nya Garuda itu, padahal cuma 3 jam penerbangan saja!

Kami tiba di Attaturk  International Airport pukul 13.00 disambut hujan dan dinginnya udara sekira 10 derajat celcius karena memang saat itu adalah musim dingin di bulan November, oiya sebelum keluar bandara saya terlebih dahulu menukar uang USD saya ke Lira, karena Lira yang beredar di Jakarta sangat jarang, jadi pilihannya antara anda membawa USD dari Jakarta atau menarik via ATM dengan biaya IDR 20.000 per sekali tarikan.

0 comments:

Post a Comment