Surganya Bangkok ?!?! (versi saya
hehe…)
Bangkok adalah surganya belanja! Kualitas
barangnya bagus dan harganya murah. Saat kunjungan saya yang ke 2 kami dibawa agent
ke Maboonkrong atau MBK, pusat perbelanjaan atau semacam ITC-ITC an kalo di
Indonesia, tidak ada yang istimewa harganya juga menengah, tidak murah sekali
dan tidak juga mahal. Kemudian, kami meminta kepada Tour Agent untuk membawa
kami ke Chatucak, dan saat free day kami berbelanja sendiri ke Platinum.
Menurut saya, tempat paling ideal untuk berbelanja di Bangkok adalah Platinum
dan Chatucak, untuk itu saat trip terakhir, kami kembali mengunjungi kedua
tempat tersebut. Keduanya murah dan bervariatif, bedanya hanya Platinum gedung
ber AC dan Chatucak adalah pasar, banyak orang Indonesia berbelanja kesini
dengan tas-tas belanjaan yang besar atau koper-koper ringan, jadi jangan heran
jika beberapa penjual paling tidak bisa sedikit menyapa pembeli yang lewat
dengan bahasa Indonesia atau melayu Malaysia, “murah-murah”! Begitu kata mereka
:D.
 |
| Chatucak Market |
Untuk ke Platinum, anda bisa
menggunakan sarana transportasi yang paling mudah yakni Grab, atau Taxi hanya
agak repot karena kita perlu tawar menawar, kalo dengan transportasi umum bisa
dengan BTS, turun di BTS Ratachathewi atau BTS Chidlom karena Platinum Mall
terletak diantara keduanya, kemudian jalan kaki 10-20 menit. Platinum terdiri
dari 2 gedung, yakni Platinum 1 khusus untuk baju dan asesoris, Platinum 2
untuk tas dan sepatu, semuanya tawar-able jadi tawarlah sampe setengah harga.
membeli tiket-tiket BTS & MRT
sangatlah mudah, jika anda tidak paham saat membeli tiket di mesin, anda bisa
membelinya di loket. Mesin tiket BTS ada yang hanya menerima kertas, ada pula
yang hanya menerima koin, jika tidak punya koin solusinya balik lagi ke loket,
tukarkan kepada petugas :D. Harga tiket BTS/MRT bervariasi antara IDR 6.000 –
IDR 20.000 tergantung jarak, one day pass tiket juga tersedia, tapi saya tidak
sarankan, karena sarana transportasi masih kurang terintegrasi dengan baik.
Selain surganya belanja, Bangkok
terkenal akan surganya makanan, terutama untuk varian mangga, mulai dari mango
sticky rice, sampai dengan es-es dengan variasi mangga, jadi kebayang dong
ngilernya kami disana?! Untuk makanan-makanan berat juga saya tidak terlalu
kesulitan untuk menyesuaikan, hampir mirip dengan masakan Indonesia hanya lebih
asam, tapi tetaplah berhati-hati untuk bahan-bahan non halal, untuk harga
hampir sama dengan Jakarta.
 |
| Godaan puasa pukul 13.00 dst... |
 |
| Sup ayam Hainan... |
Belanja sudah, makan juga sudah,
lalu apa surga yang terakhir?? Thai Massage! Yak! Saya mencoba 2 kali Thai
massage di Bangkok, harga rata-rata THB 200 atau IDR 60.000 di 2012 dan IDR
80.000 di 2017…ikut inflasi yaaa?!? (-,-). Thai Massage ini tersebar di banyak
tempat, pertama kali mencoba saya lupa ada dimana, tempatnya seperti ruko,
terang, lega, dan, bersih. Mencoba yang kedua, di area sukhumvit, disamping
Mall Emporium, bernama Nuch. Nuch Thai massage sepertinya cukup terkenal karena
terlihat penuh, hanya saja saya kurang nyaman dengan tempatnya yang sempit dan
gelap, ditambah dengan banyaknya pelanggan, jadi kurang enjoy. Thai massage
adalah pijat kering jadi ngga pake minyak-minyakan, selain dipijat-pijat dan di
injak-injak, segala persendian juga ditekuk-tekuk, bunyinya bikin ngilu, tapi
anehnya tidak terasa sakit. Saat masuk, biasanya kaki akan direndam di air
hangat dan di gosok-gosok, kemudian kita diminta ganti dengan baju mereka
semacam atasan piyama/kaos dan celana bahan yang lebar, baru deh di eksekusi
:D. Demikianlah remeh-temehnya surga versi sayah :D! sungguh saya ini memang
receh hehe…


Saat kepulangan, saya meminta
Hotel untuk memesankan Taxi buat kami, staff hotel bilang ada mobil tapi bukan
taxi, muat untuk 4 orang dengan 4 buah koper, harganya IDR 200.000, “OK Mam?” dan
kami menyetujui. Dannnn…kemudian yang muncul dong siapa?? Supir sewaan Mobil
Pajero tempo hari!! Waduh mau nolak kok ya ngga enak sudah deal, padahal saya
masih kesel dengan kejadian kapal ituh, apa boleh buat akhirnya kami ke bandara
dengan mobil yang sama. Well…kemudian saya menyadari bahwa Bangsa kita ini
adalah Bangsa yang pemaaf, ngga enakan, baik hati, dan tidak sombong wkkkk….
0 comments:
Post a Comment