Keesokan harinya di hari terakhir
tour, pukul setengah tujuh pagi kami sudah berkumpul di deck atas untuk Tai chi,
olah raga ala-ala tiongkok, kemudian ke Sung Sot Cave. Menuju Sung Sot Cave juga cukup berat, naek
ke atas dengan ratusan anak tangga tapi cukup landai, luasnya sekitar 10.000 m2
tinggi langit-langitnya 30 meter, dibagi menjadi 2 ruangan yakni Theater Hall
yang memang mirip sebuah gedung teater, dan ruang ke dua disebut sebagai Royal
Garden yang batu-batuannya tampak seperti tumbuh-tumbuhan. Keluar dari cave
menanjak lagi ke atas, dan tadaaaaa…lansekapnya sungguh menakjubkan hampir mirip
dengan yang saya lihat di Ti Top Island, memang…untuk mendapat pemandangan yang
indah selalu tidak mudah. Sung Sot cave ini sendiri dari kejauhan seperti sebuah
bukit karst yang dilubangin, jadi tak heran kalo Goa-nya juga begitu besar dan
luas…
 |
| Sung Sot Cave |
 |
| Guedee kan..yang mini-mini ituh pengunjung loh! |
 |
| Sampai atas seperti ini lansekapnya.... |
Setelah kembali ke kapal acara
berikutnya adalah les memasak membuat spring roll yakni lumpia Vietnam yang
berbahan dasar bihun, wortel, tahu, daging dan telur. Kami dengan Opa oma dari
India yang vegetarian di treat terpisah karena Spring Roll yang pertama
berbahan dasar B1...dan dengan demikian tour kami secara resmi ditutup dengan kursus memasak :D. Secara
keseluruhan Halong Galaxy Cruise cukup memuaskan, kegiatan variatif, makanan
enak dan berlimpah, dan operator tour sangat ramah, walaupun ada tamu tak
dikenal masuk ke kamar temen saya…iya ada kecoak di kamar! tapi ini
remeh-temeh-lah buat kami, anyway udah kami report juga di jurnal kepuasan
pelanggan mereka. Oiya, saat kepulangan, Halong Galaxy Cruise memberikan
sedikit kejutan dengan memberi hadiah pada peserta tour yang berulang tahun
di hari itu mbak-mbak New Zealand dan mbak-mbak Filipino, usut punya usut
ternyata mereka ngecek details peserta
dari passport yang kami berikan.
 |
| The Ingredients |
Oiya, dari keikutsertaan di tour
ini, akhirnya saya membuktikan sendiri bahwa benar orang asia-lah yang
speed-nya paling lambat, sering-nya kami menunggu Singaporean, Filipino, atau
kami sendiri yang terlambat. Paling sering ditunggu sih mbak-mbak Filipino dan
pacar bule-nya ini, dan saya lihat orang-nya juga jarang ngobrol dengan peserta
lain, saya bisik-bisik sama temen saya, mbak-mbak Filipino ini lambreta deh
ketinggalan mulu sama pacarnya hadew!...dan pada suatu ketika tibalah giliran
saya yang ketinggalan sendirian, benar-benar hanya tinggal nunggu saya di
Tender!.
Yang terjadi adalah kayak yang harusnya diisi 2 orang, saat itu hanya di
isi oleh saya sendirian, karena jumlah group kami ganjil 5 orang, memang sih
foto saya jadi keceh (penting ga sehh -,-), tapi dengan volume kayak yang
ringan becozzz penumpangnya juga ringan (yes meh!) saya jadi dengan mudahnya
dihembus angin saat mau keluar dari ceruk karena angin sore berhembus kearah
laguna, miris ga sehh. Sumpahh! Saya frustasi karena tiap kali hampir keluar
dari laguna, saya dihempas angin dan balik lagi ke dalam, dan itu hanya tinggal
saya seorang di laguna! Nam yang curiga saya tidak kunjung muncul akhirnya
menyusul saya, berteriak-teriak panggil nama saya *biasa aja kaleee (-,-)
“don’t panic..don’t panic..look at me…paddle right…paddle left” begitu kata
dia, kayak-nya sendiri juga perlu sedikit di dorong oleh dia karena angin
lumayan kencang. Hemmm…ini nih akibatnya keseringan nyinyirin orang pacaran!? *dibayar
tunai Wkkkk…
 |
| Malapetaka itu datang dari ringannya volume kayak 😁 |
Setelah tour selesai mereka
meletakkan kotak tips di ujung ruangan, jadi ternyata tips tidak diberikan ke
perorangan, begitupula di Hotel kotak tips diletakkan di meja reception,
itu-pun jika kita merasa puas dengan pelayanan mereka, jika tidak maka tidak
perlu memberikan tips, begitu katanya. Minibus yang akan membawa kami kembali
ke Hanoi telah mengantar peserta tour selanjutnya, tapi Nam mengatakan bahwa
mereka hanya akan melewatkan makan siang di Cruise saja! Lhah kok gitu?? Nam
melanjutkan setelah makan siang, peserta tour tersebut akan diberitahukan bahwa
Cruise tidak dapat berangkat karena malam ini sampai beberapa hari kedepan akan
terjadi hujan badai di Hanoi dan Halong Bay! Duuaarrr!!!
Alhamdulillahhh nyariss
ya bokk, tau aja si Halong Bay ini kalo kami ini wisman misqin :D…kami sangat
bersyukur bahwa 3 hari kami di Hanoi suasana sangat mendukung, walaupun pesawat
sempat delayed karena hujan badai seperti perkiraan. Oiya, ini juga cukup
penting bagi kita, jika pesawat kita delayed bersiaplah untuk lari sprinter bila
penerbangan lanjutan anda hanya berjarak 2 jam saja, karena penerbangan lanjutan
tidak akan menunggu anda, tetap on scheduled, apalagi saat itu gate yang tertulis
di boarding pass diganti! Padahal kami sudah konfirmasi dengan petugas dan gate
masih sama! Alamakkk kasihan emak saya yang tergopoh-gopoh saya ajak berlarian
(-,-), KLIA kiy wis jan embuhh kok!!...syukurlah kami tiba di gate tepat waktu.
 |
| Nah..ini si Dui...abegeh Hanoi yang ngajakin improve engleisss |
Well, overall perjalanan kami ke
Hanoi aman damai dan sejahtera, walaupun penduduknya agak lempeng tapi tidak
semua-lah, ada juga ABG lokal yang tetiba menyapa kami dan ngajak ngobrol
karena pengen improve engleisnya, trus para stake holder pariwisata di Hanoi
yang menurut saya kelewat ramah dan murah senyum. Padahal selama disini kami
sudah siap-siap waspada dengan segala hal buruk yang mungkin tejadi, tapi
syukurnya tidak terjadi apa-apa, sedangkan di Bangkok kami santai tapi ternyata
banyak ketipunya (-,-). Nah kan….anda tidak perlu kuatir untuk berkunjung ke
Vietnam sepanjang anda waspada dan cari yang aman-aman saja.
0 comments:
Post a Comment