Once Upon a time (ehem!), saat duduk di sekolah menengah pertama, saya seringkali melihat Iklan Cathay Pacific bersliweran di TV, takjub, megah, keren. "Kapan ya bisa pergi dengan pesawat itu ke Hongkong?" pikiran itu selintas menghinggapi kepala saya, tidak pernah terpikirkan kalo bepergian ke luar negeri semudah sekarang ini. Sampai tibalah saatnya saya traveling dengan Ibu dan 2 orang teman saya, berhubung saya traveling dengan Mak-mak, jadi saya tidak cukup tega untuk berangkat dengan budget airlines atau menginap di hostel. Untuk itu saya memilih Cathay Pasific yang saya booking 6 bulan sebelumnya, beruntung saya dapat tiket dengan harga promo tapi ya ngga promo-promo banget masih sekitar IDR 3.700.000. Harga murah akan selalu ada bargainningnya...jamnya horor banget, mruput jam 05.00 subuh dan pulangnya pukul 01.00 dini hari, (aselik bikin ngga tidur takut kebablasan).
Hong Kong International Airport atau dengan nama lain Chek Lap Kok sangat luas karena menjadi tempat transit berbagai tujuan penerbangan di dunia, bahkan gate-nya berbilangan ratusan!. Untuk menuju gate Cathay Pacific Hong Kong-Jakarta saja, saya harus beberapa kali turun tangga eskalator dan naik aero train. Namun anda tidak perlu kuatir karena petunjuk arah gate cukup jelas, dan saat anda check in di counter petugas akan memberikan selembar kartu petunjuk (peta) kemana anda harus menuju setelah dari imigrasi.
Hotel yang kami booking adalah The Imperial Hotel, tarifnya IDR 985.000/night, lokasinya cukup strategis berada di pusat kota daerah Tsim Sha Tsui (Nathan Road), hanya selemparan batu dari Stasiun MTR Tsim Sha Tsui Exit E (di ingat-ingat yah exit-nya, karena salah keluar anda akan nyasar). Tidak jauh dari Hotel adalah Victoria Harbour, dan dekat dengan convenient store ‘tujuh sebelas’, 5 menit jalan kaki sebelah kiri samping hotel, jadi anda tidak perlu repot beli sarapan, hanya hati-hati saja karena banyak makanan yang mengandung bahan makanan non halal. Untuk menuju hotel ini kami menggunakan Bus No. A21 dengan tarif IDR 60.000, saya tidak menyarankan dengan Taxi karena Taxi mereka argonya agak ngaco dan supirnya ngga reliable, pilihan lain adalah Airport Express Train tapi harganya agak lumayan IDR 150.000. Bingung turun-nya dimana?? Jangan kuatir, pertama anda duduk saja di bangku sebelah kiri, lihat nomor toko-toko-nya kalo sudah di angka 30-an berarti sudah deket, dan kalo anda sudah melihat gedung Chungking Mansions segera ambil koper anda, dan bersiap untuk turun, karena Bus akan berhenti tepat di depan Imperial Hotel, kira-kira di pemberhentian ke 14.
Tiba di bandara, tidak ada hambatan yang berarti, tidak banyak ditanya sama petugas imigrasi, just chop and go! Bebas Visahhh! Keluar dari imigrasi, kami langsung membeli Octopus Card semacam smart card untuk membeli pertiketan mulai dari bus hingga ferry, juga bisa untuk belanja di convenient store, dengan menggunakan Octopus, tarif tiket transportasi menjadi lebih murah sekitar 10% dan anda tidak perlu susah-susah menyiapkan recehan. Gerai Octopus card ini tepat berada di tengah arrival hall, tapi anda juga bisa dapatkan di stasiun-stasiun MTR dan bisa di isi ulang di mesin-mesin tiket, atau di gerai-gerai ‘tujuh sebelas,’ minimun payment kira-kira IDR 255.000. Selanjutnya, kartu ajaib lain yang kami cari adalah Sim Card, anda bisa menemukan di gerai 1O1O, letaknya masih di arrival hall tidak jauh dari gerai octopus, sebelah kiri berseberangan dengan Mc Donalds, saran saya belilah paket Discover Hong Kong Tourist SIM Card seharga IDR 200.000 discount 50% tiket Madame Tussauds, jadi jangan lupa minta bukti kartu discount ke Mbak-mbak-nya karena mereka cukup ignorance (kalo ga bisa dibilang ngga ramah).
Untuk ke bagian terminal bus bandara, petunjuknya tidak cukup jelas, hanya sign board tanda panah ke kanan, padahal setelah ke kanan kita harus ambil lift turun ke lantai ‘Bus Terminus’ (Terminal Bus), jadi kalo ragu bertanyalah kepada petugas, mereka akan dengan sabar menjelaskan (saya kira orang ramah di HK hanya petugas-petugas ini saja hiks). Setelah turun dari Lift nanti baru ada petunjuk ke arah Bus Terminus, untuk rute lain anda bisa melihat di ‘Bus Information Board,’ agak bingung? Begini gampangnya, Airport berada di Lantau Island, satu pulau dengan Hong Kong Disneyland dan Ngong Ping 360 (Big Buddha). Victoria Peak, Madame Tussauds, Causeway Bay, dan KBRI berada di Hong Kong Island. Tsim Sha Tsui , Ladies market, Victoria Harbour (Avenue of The Stars) berada di bagian Hong Kong yang menyatu dengan Tiongkong daratan, biasa disebut Semenanjung Kowloon, nah sudah kebayang kan?? Jadi intinya kalo hotel anda ada di daerah Tsim Sha Tsui, maka anda harus menggunakan bus A21. Tapi selebihnya, untuk mengunjungi tempat-tempat touristy tersebut paling nyaman dan cepat menggunakan moda transportasi MTR tarifnya sekitar IDR 15.000-30.000, jangan kuatir...karena jalurnya tidak ruwet dan mudah dibaca, hanya saja selalu perhatikan dimana anda harus exit.





0 comments:
Post a Comment